var id = "f679fff4b71a6987554c6fc4ff35f83476c625f8"; class="archive date no-slider content-r" layout='2'>

Monthly Archives December 2020

Ini Kandungan Tokcer pada Obat Penghilang Jerawat Bandel

Jerawat yang meradang seringkali menjadi penyebab penurunan tingkat kepercayaan diri pada seseorang. Wajah yang tidak mulus serta banyak bercak merah yang menghiasi hampir seluruh permukaannya membuat siapapun akan terganggu. Demi mendapatkan hasil yang maksimal, merawat jerawat membutuhkan sabar, ekstra perhatian, dan tak jarang merogoh kocek yang cukup dalam. Terdapat dua jenis perawatan terhadap jerawat, yang pertama adalah perawatan secara tradisional, yang kedua adalah perawatan dengan menggunakan obat-obatan sintetis.

Kebanyakan orang lebih memilih untuk merawat jerawatnya menggunakan obat-obatan sintetis dengan alasan hasil lebih maksimal dan tidak membutuhkan kurun waktu yang lama. Namun, dengan banyaknya obat jerawat yang tersebar di pasaran membuat banyak penggunanya bingung obat jerawat mana yang harus dipilih. Oleh karena itu, marilah kita simak penjelasan dibawah ini tentang obat jerawat apa saja yang dijual bebas di apotek dan aman untuk kulit wajah Anda.

obat apps

Penyebab jerawat memang macam-macam, seperti stress yang berlebihan, perubahan hormon, bakteri, penggunaan kosmetik yang tidak cocok, produksi minyak (sebum) berlebih pada wajah, dan juga kebersihan diri. Berikut ini merupakan daftar kandungan obat jerawat yang aman untuk digunakan yang banyak dijual secara bebas di pasaran. Menurut dr. Devia Irine Putri, kandungan tokcer pada obat jerawat ini biasanya berupa benzoil peroksida, asam salisilat, dan tea tree oil. Penjelasan lebih mendalam tentang kandungan-kandungan tersebut adalah sebagai berikut:

1. Benzoil Peroksida

Benzoil Peroksida merupakan salah satu kandungan dalam obat jerawat yang biasanya berbentuk gel atau losion. Fungsi dari benzoil peroksida ini adalah untuk membuka pori-pori kulit wajah, membuat jerawat kering sampai ke akarnya, membunuh semua bakteri penyebab jerawat, dan juga mencegah pertumbuhan jerawat baru di kulit wajah. Kandungan benzoil peroksida ini bersifat aman dan sangat umum terdapat pada obat jerawat yang terdapat di pasaran. Jaminan aman ini harus disertai pengawasan yang ketat apabila terjadi kemerahan pada kulit wajah. Tidak hanya itu, kamuharus segera mengkonsultasikan kepada dokter spesialis jika setelah mengaplikasikan obat jerawat terasa sensasi panas yang berlebihan (seperti terbakar).

2. Asam Salisilat

Kandungan asam salisilat adalah salah satu kandungan obat jerawat yang paling sering ditemukan pada obat jerawat yang ada di pasaran. Kandungan asam salisilat ini berfungsi untuk membantu mempercepat pembentukan sel-sel kulit baru yang sebelumnya sel-selnya telah dimatikan terlebih dahulu. Biasanya asam salisilat ini sangat ampuh digunakan untuk membasmi jerawat-jerawat kecil pada kulit wajah. Bentuk dari obat dengan kandungan asam salisilat ini biasanya krim, losion, dan juga cairan. Penggunaan asam salisilat secara rutin akan sangat membantu proses penyembuhan jerawat, meski pada prosesnya akan ada efek sampingnya, seperti kulit wajah yang kering, terasa sedikit panas dan perih, atau bahkan pembengkakan wajah. Jika efek samping ini terjadi sangat parah, maka diharapkan untuk segera konsultasi ke dokter spesialis kulit yang bisa ditemukan dalam pencarian daftar obat apps di Klikdokter.com.

3. Tea Tree Oil

Tea tree oil adalah kandungan minyak tea tree yang dapat meredakan peradangan pada kulit wajah yang berjerawat. Dengan mengaplikasikan tea tree oil secara rutin pada pagi, siang, dan sesaat sebelum tidur akan memperbaiki tekstur wajah yang cenderung tidak rata tanpa efek samping yang berarti. Namun, tea tree oil ini harus diaplikasikan kepada kulit wajah yang sudah dibersihkan terlebih dahulu. Jangan pernah mengaplikasikan obat jerawat ke kulit wajah yang belum dibersihkan. Karena hal ini akan memperparah kondisi kulit wajah yang berjerawat. Penggunaan tea tree oil juga harus dilakukan secara perlahan agar tidak terkena mata. Tea tree oil yang masuk kedalam mata dapat membuat mata menjadi merah dan iritasi. Sejauh ini, belum ada efek samping yang berlebihan akibat mengaplikasikan tea tree oil pada wajah. Namun, alangkah lebih baik jika Kamumenerapkan prinsip trial and error. Cobalah untuk mengaplikasikan tea tree oil selama satu hari, kemudia lihatlah reaksinya terhadap kulit wajah Anda. Jika tidak terdapat reaksi yang berlebihan seperti yang telah disebutkan diatas, maka Kamuberhak melanjutkan treatment tea tree oil. Jika terdapat reaksi berlebihan, maka Kamudisarankan untuk menghentikan pengaplikasian tea tree oil.

Jika masih terdapat pertanyaan seputar obat jerawat dan treatment yang perlu dilakukan untuk menyembuhkannya, silahkan membaca artikel tentang jerawat di Klikdokter.com. Kamujuga bisa berkonsultasi dengan dokter spesialis kulit disana! Happy skin, happy me!

Read More